Posted by: nanik on: September 19, 2008
Pada tanggal 13 sd 14 September 2008, KMIH (Keluarga Muslim Indonesia Hiroshima) menyelenggarakan buka bersama di Minaga (pusat pelatihan milik Hirodai) yang diikuti oleh masyarakat muslim Indonesia yang tinggal di Saijo dan sekitarnya. Kalau melihat tanggal pelaksanaan, sepertinya 2 hari yach …, padahal sesungguhnya hanya 17 jam, berangkat tanggal 13 sore sekitar jam 16:00, dan pulang tanggal 14 pagi sekitar jam 09:00. Peserta terdiri dari pekerja Indonesia di Mihara dan Inoshima, mahasiswa/staff Hirodai beserta keluarga, ibu rumah tangga (wanita Indonesia yang menikah dengan orang Jepang) beserta keluarga. Jumlah total peserta lebih dari 40 orang. Ramai dech ….
Sejak seminggu sebelum pelaksanaan Buka Bersama di Minaga, milis PI Saijo sudah ramai membicarakan tentang pembagian tugas memasak; siapa yang akan memasak sop, rendang, krupuk, kue asin, kue manis, es teler dll. Hehehe …, sebagai informasi, topik favorit pertama (baca: topik yang sering muncul) di milis PI Saijo adalah tentang “birthday reminder” plus ucapan selamat ulang tahun untuk anggota PI Saijo, tempat kedua diduduki oleh informasi seputar pengajian PI Saijo (kapan, di mana, apa materinya), dan tempat ketiga adalah …. eng ing eng … tentang pembagian tugas masak-memasak untuk berbagai acara, entah itu acara KMIH atau acara PPI Hiro. Salah seorang ibu PI Saijo (kedip mbak Piti) bahkan sudah menyadari betul peran ibu2x PI Saijo sebagai ibu2x PKK-nya KMIH dan PPI Hiro
PI yang menjadi bagian dari tulisan PI Saijo merupakan kependekan dari “Pengajian Ibu2x”, meskipun sesungguhnya anggota PI Saijo tidak hanya ibu, tapi juga mbak, pokoknya semua wanita muslim di seputaran Saijo, baik itu yang sedang kuliah, ibu rumah tangga maupun bekerja. Sebagai organisasi kecil2xan, PI Saijo juga memiliki ketua, sekretaris dan bendahara. Untuk periode Juli sd Desember 2008, jabatan ketua dipegang oleh mbak Dr. Hendri, sekretaris mbak Rose dan bendahara mbak Heni. Pengurus PI Saijo mengkoordinasi pelaksanaan pengajian ibu2x/mbak2x setiap Sabtu, 2 minggu sekali, dan mengkoordinasi masalah masak-memasak untuk acara KMIH dan PPI Hiro. Untuk mengurusi masak-memasak, pengurus PI Saijo periode ini memiliki petugas bayangan, yaitu mbak Master Nisfu (hihihi … kedip bu Iyan), yang senantiasa sigap menjemput dan membagi bola (… kok jadi bola?). Dengan adanya PI Saijo, lumayan …, ada waktu untuk bertemu dengan sesama wanita Indonesia, mengaji bersama, bergurau dan bergosip ala Indonesia, makan bersama, berdiskusi tentang masalah anak atau keluarga (bagi yang sudah berkeluarga); intinya mempererat tali silaturahmi sesama muslimah, setiap dua minggu sekali, disela-sela kesibukan sekolah, bekerja dan/atau mengurus keluarga.
Lokasi Penginapan Minaga agak jauh dari kampus Hirodai dan sepertinya tidak ada kendaraan umum yang mengakses ke sana, jadi harus menggunakan kendaraan pribadi atau nebeng kendaraan teman. Sebelum sampai di depan penginapan, ada tanjakan cukup tinggi yang menikung tajam. Di salah satu sisi jalan beraspal terdapat gundukan tanah cukup tinggi yang rumputnya seperti baru dipotong. Warna coklat tanah dan rumput kering, suara angin yang sunyi, hijau pepohonan yang diam tak bergerak, menghadirkan dag dig dug di dalam hati. Pemandangan dan suasananya mengingatkan pada jalan menuju ke rumah hantu yang ada di film2x honor. Hiiii … seraaaam! (Wei … ini mau nulis cerita horor atau liputan Minaga …Bersambung ….
Btw, foto2x menyusul yach ….
September 19, 2008 pada 4:17 am
Waahh akhirnya yang ditunggu2 muncul juga ^-^
Jadi malu nama aye ikutan mejeng disitu :p
btw, cerita jalanannya seru amat, ampe nyenggol2 pelem horor segala hihihi… apalagi klo diceritain toire-nya jg yang tiba2 terbuka sendiri.. whuiiihhh makin kayak pelem horor deh
duduk manis lagi ah, nunggu sambungannya ^-^